Showing posts with label Tokoh. Show all posts
Showing posts with label Tokoh. Show all posts

Monday, September 2, 2013

Mengenang KH Ali Fauzi, Tokoh Muslim Kharismatik Maluku (3)

KH. Ali Fauzi, Tokoh Muslim Kharismatik Maluku

Catatan: Abdullah Saimima
Reporter Rakyat Maluku

Perjuangan ulama kharismatik ini tak berhenti sampai di sini, namun motivasi untuk mendidik generasi muslim Maluku sejak berhenti menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada Kanwil Agama Maluku tahun 1957 terus berkobar hingga ajal menjemputnya. Melihat kegigihannya dalam mengamalkan ilmu Al-Quran itu, beberapa tokoh muslim di Maluku berinisiatif mendirikan sebuah lembaga pendidikan yang diberi nama Yayasan Pendidikan Ali Fauzi, tahun 2006, yang bermarkas di BTN Kanawa Indah, Desa Batumerah, Ambon.

Mengenang KH Ali Fauzi, Tokoh Muslim Kharismatik Maluku (2)

KH. Ali Fauzi, Tokoh Muslim Kharismatik Maluku

Catatan: Abdullah Saimima
Ambon

Wafatnya KH Ali Fauzi, Selasa 27 Agustus, meninggalkan cerita yang panjang. Sepak terjangnya yang istiqamah (konsisten, red) dan kritis dalam mengawal kepentingan umat muslim di Maluku, membuat KH Ali Fauzi mendapat tempat di mata masyarakat. Kepergiaannya pun mendapat simpati dari berbagai elemen di daerah ini.

Ketua Yayasan Ali Fauzi, M Saleh Watiheluw SE MM, me­ngatakan sosok almarhum di­ke­nal sebagai salah satu ulama besar. Beliau selalu memberi warna karena selalu mendahulukan kepentingan umat. Loyalitasnya terhadap umat muslim di Maluku ini akan dikenang sepanjang zaman oleh masyarakat.

Mengenang KH Ali Fauzi, Tokoh Muslim Kharismatik Maluku (1)

KH Ali Fauzi, Tokoh Muslim kharismatik asal Maluku

Catatan: Abdullah Saimima
Ambon

Lahir di Ambon 28 Januari 1924, na­ma KH.Ali Fauzi telah mengharumkan sejarah panjang pergerakan Islam di Maluku. Tak jarang tokoh ber­haluan keras itu selalu berseberangan dengan banyak pihak termasuk dengan pe­ngu­asa sekalipun. Dua kali almarhum di­penjara pada era rezim Soekarno dan sekali di masa rezim Soeharto.

Keberanian serta pendiriannya yang te­guh dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran sesuai dengan prinsip amar ma’ruf nahi mungkar membuat sosok KH. Ali Fauzi banyak disegani oleh kawan maupun lawan politik.

Saturday, June 1, 2013

Situs Bersejarah Bung Karno di Ende Diresmikan

Rumah pengasingan Bung Karno di Ende, NTT, Sabtu (1/6). (Republika/Esthi Maharani)
Patung Bung Karno di Ende, NTT
ENDE --Pemerintah merevitalisasi 10 situs bersejarah Bung Karno. Pada peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang kali pertama digelar di Ende, baru dua situs yang diresmikan oleh Wapres Boediono, Sabtu (1/6). 

Saturday, May 18, 2013

Sejarah Singkat Pattimura

Thomas Matulessy (Kapitan Pattimura)
Nama asli dari THOMAS MATTULESY atau PATTIMURA adalah KABARESI, ia dilahirkan di tanah Maluku pada tahun 1784 dan dibesarkan dalam keluarga MATTULESY. Ketika ia dibaptis diberi nama THOMAS MATTULESY, selanjutnya setelah dewasa ia memasuki dinas kemiliteran militsi Kerajaan Inggris yang saat itu menduduki Indonesia dari tahun 1811-1817.

Karena keberaniannya didalam tugas kemiliteran militsi Kerajaan Inggris, ia mencapai pangkat SERSAN MAYOR, dan karier militernya harus berakhir karena di Eropa tengah berlangsung Revolusi Perancis, dan untuk membendung revolusi Perancis maka Indonesia harus dikembalikan kepada Belanda.

Thursday, March 28, 2013

J.B. Sitanala, Pahlawan dan Tokoh Nasional Asal Maluku

JACOB Bernadus Sitanala dilahirkan dalam suatu keluarga pengusaha kecil pada 18 September 1889 di Kayeli, Pulau Buru. Ia keturunan keluarga besar Sitanala dari Desa Suli di Pulau Ambon. 

Setelah menamatkan pendidikan dasar pada “Ambonsche Burger School” di Ambon dan pendidikan menengah MULO pada 1904, ia melanjutkan pendidikannya ke sekolah kedokteran yaitu “STOVA” di Jakarta. Pada tahun 1912 Sitanala berhasil memperoleh ijasah dokter dan ditempatkan di berbagai tempat di Indonesia. Karena prestasinya yang tinggi dalam tugas pelayanan kedokteran dan penelitian ilmiah, ia mendapat tugas belajar ke Negeri Belanda tahun 1923 dan mendalami ilmu Penyakit Kusta (Lepra). 

Saturday, June 23, 2012

Ali Sadikin, Paling Berjasa Membangun Jakarta


Letnan Jenderal TNI KKO AL (Purn) H Ali Sadikin  (Bang Ali) menerima tanda kehormatan Bintang Mahaputera Adipradana karena dinilai berjasa luar biasa terhadap negara dan bangsa, khususnya mengembangkan Kota Jakarta sebagai Kota Metropolitan. Presiden Soekarno mengangkat putera bangsa kelahiran Sumedang, 7 Juli 1927 ini sebagai Gubernur Jakarta lantaran dianggap kopig alias keras kepala. Dia berhasil sebagai pemimpin justru karena pembawaannya yang keras itu.

Des Alwi, Tokoh Simbol Masyarakat Banda

Baca biografi Des Alwi di TokohIndonesia.com
Di Banda Naira ia bukan saja tokoh, tapi juga ‘pusat komunikasi’ sebagai tempat mengadu, berkeluh kesah, meminta petunjuk untuk memecahkan masalah. Di Jakarta, ia terkenal sebagai pelobi tingkat tinggi dan simbol masyarakat Banda. Lalu, siapa Des Alwi?